Di masa depan, ketergantungan umat manusia pada bahan bakar fosil akan menyebabkan penipisan bahan bakar fosil, sebuah krisis energi yang belum pernah terjadi sebelumnya di dunia. Karena rasa takut dan dendam, umat manusia mulai berfokus pada sumber energi alternatif: tenaga surya. Berbagai negara telah bersatu untuk membentuk tiga faksi besar—Persatuan Energi Matahari dan Bangsa-Bangsa Bebas, Uni Eropa Maju, dan Liga Reformasi Manusia. Masing-masing sektor ini mempunyai akses terhadap pembangkit listrik tenaga surya, yang memberi mereka energi tanpa batas.